top of page

Rizky  - Tattoo is not a crime

 

Mungkin bagi sebagian orang, banyak yang menganggap mereka yang bertattoo adalah mereka dengan pribadi yang menyeramkan. Hal tersebut yang dialami oleh rizky, karyawan toko buah yang kerap kali mendapatkan diskriminasi dari orang-orang sekitarnya soal tattoo yang melekat di tubuhnya. Rizky mengungkapkan, bahwa tindakan mereka wajar dan harus diterima. Penerimaan tersebut yang membuat Rizky selalu ingin menambah koleksi tattoo pada tubuhnya. Terakhir kali Rizky menorehkan tinta pada tubuhnya adalah ketika sholat Ied tahun ini, di pergelangan tangan sebelah kanannya tergurat gambar tengkorak kesukaannya. Ya, gambar tengkorak seakan menjadi roh tersendiri bagi dirinya, kehidupan masa kecilnya yang lekat dengan kehidupan jalanan yang keras melatarbelakangi dirinya mengidolakan gambar tengkorak.

Dikala waktu senggangnya, setelah seharian bekerja Rizky selalu menyempatkan diri untuk bermain bersama teman-teman di sekitar rumahnya. Petikan gitar, sebatang rokok, dan segelas kopi menjadi teman setia dikala lelah sudah merajai tubuhnya. Juga teman-temanlah yang selalu menjadi penyembuh lelah dirinya. Apa yang dilakukan oleh dirinya dengan waktu senggangnya lewat bermain music di pinggir jalan tempat biasa ia berkumpul dengan teman-temannya merupakan gambaran masa lalu kehidupannya bersama anak punk. Ia menganggap momen-momen tersebut tidak terlupakan, namun tak bisa selamanya digeluti. Ia sadar cara hidup lain memberikannya kesempatan untuk meraih kehidupan yang lebih baik.

Rizky adalah salah satu sosok anak muda modern yang dinamis, hidup penuh kebebasan namun sadar akan tanggung jawabnya sebagai manusia yang harus memenuhi kehidupannya secara layak. Harapannya pada pemerintah soal tempat anak muda berekspresi, adalah sederhana. Berikan ruang, dukungan, dan keberpihakan pada semua lapisan termasuk dirinya. Masih dengan petikan gitar dan sebatang rokok di tangannya, ia menunggu waktu libur selanjutnya. Agar ada tambahan guratan tinta indah pada tubuhnya.

bottom of page